Tzu Shao SMK Cinta Kasih Tzu Chi “Mencintai Lingkungan Dengan Mendaur Ulang”

Sabtu,8 April 2017 Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi mengadakan kegiatan TZU SHAO yang bertema “Peduli Lingkungan”. seluruh siswa kelas X berkumpul pukul 07.15 WIB dengan memakai pakain khas Tzu Shao mereka sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan Tzu Shao. Masing-masing siswa membawa botol plastik dan kaleng yang dibawa dari rumah. Setelah seluruh siswa berkumpul, mereka diarahkan masuk ke aula lantai 2 Sekolah Cinta Kasih dan langsung diberi arahan mengenai pentingnya peduli lingkungan dengan melakukan daur ulang. Kegiatan ini menjelaskan bagaimana cara mengurangi sampah dengan daur ulang mengingat kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah terhadap sampah yang ada di lingkungan sekitar.

Tzu shao men sedang memilah sampah

Masyarakat Jakarta dapat menghasilkan 6000-7000 ton/hari. Alasan masyarakat membuang sampah sembarangan dikarenakan kurangnya rasa peduli dengan lingkungan sekitar dan kurangnya ketersediaan fasilitas tempat sampah akibatnya masyarakat mulai tidak peduli dengan sampah sendiri. Sampah dibagi menjadi 3 jenis yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Sampah organik yaitu sampah yang berupa sisa-sisa makanan yang bisa didaur ulang seperti sayur, buah dan sisa makanan lainnya. Sampah anorganik yaitu sampah yang bisa didaur ulang seperti botol, kaleng, kardus dan sebagainya. Sedangkan sampah B3, sampah yang harus didaur ulang oleh instansi itu sendiri seperti suntikan, bekas infusan, baterai dan sebagainya.

Tzu shao men foto bersama setelah kegiatan selesai

Masyarakat disarankan memilah sampah dengan cara melakukan 7R (Rethink, Reduce, Reuse, Recycle, Repair, Replace, Replant)

  1. Rethink,yaitu berpikir kembali untuk membeli suatu barang yang digunakan
  2. Reduce,yaitu mengurangi pemakaian barang yang memproduksi sampah
  3. Reuse, yaitu memanfaatkan barang-barang yang masih bisa digunakan kembali
  4. Recycle,yaitu mengolah kembali barang-barang yang sudah digunakan
  5. Repair,yaitu memelihara serta merawat barang produksi agar tidak terjadinya limbah
  6. Replace,yaitu menggantikan bahan yang bisa dipakai atau didaur ulang
  7. Replant,yaitu kegiatan melakukan penanaman kembali

Dalam tema kegiatan Tzu Shao hari ini, para Tzu Shao men langsung diarahkan melakukan proses pemilahan sampah berdasarkan jenis sampah masing-masing. Setiap kelompok diharuskan memilah sampah berdasarkan dengan keranjang yang sudah disediakan. Setelah proses pemilahan sampah selesai seluruh sampah yang akan didaur ulang diletakkan kedalam keranjang masing-masing kelompok. Untuk mengurangi masalah sampah di Jakarta, kita sebagai masyarakat Jakarta yang peduli lingkungan harus bisa mengurangi sampah dari hal-hal kecil terlebih dahulu yaitu dengan cara memilah sampah. (Cindy, Dindha, Novika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *